Biaya dan Pengurusan Mutasi Mobil dari Sleman ke Bantul Part 1

Pada kesempatan ini saya akan membagikan pengalaman mengurus mutasi/balik nama mobil dari Kabupaten Sleman menuju Kabupaten Bantul. Tulisan ini saya buat sebagai gambaran proses yang harus dilewati jika ingin mengurus sendiri mutasi mobil maupun motor.


Mobil yang saya mutasi yaitu honda jazz rs tahun 2016 dengan domisili Sleman akan saya balik nama menjadi atas nama saya pribadi dengan domisili Bantul. Pengurusan mutasinya dilakukan mulai tanggal 4 Desember 2019, sehingga kendaraan ini telah berusia 3 tahun. Untuk biaya balik nama mobil mungkin akan berbeda-beda bergantung mobil dan tahun pembelian, tetapi proses balik nama yang harus dilewati saya kira sama saja.

Persiapan

Hal-hal yang harus dipersiapkan untuk melakukan mutasi mobil yaitu:
1. BPKB asli
2. STNK asli
3. Kwitansi jual beli dengan materai 6.000
4. KTP pemilik baru
5. Bolpoin

Lokasi 1. Polres Bantul

loket mutasi keluar belakang gedung Samsat Sleman

Untuk mengurus mutasi mobil dari Sleman ke Bantul ternyata yang harus dituju pertama kali adalah polres tujuan. Pagi-pagi pukul 07.30 saya telah sampai di  Polres Bantul (lokasi) dan ternyata belum buka pelayanannya :). Saya parkirkan kendaraan di seberang jalan depan Polres Bantul supaya nanti setelah apel pagi, kendaraan bisa langsung dibawa masuk.

Datang pagi ternyata banyak manfaatnya, saya bisa bertanya-tanya pada orang-orang yang juga sedang mengurus mutasi tentang cara-cara balik nama. Dari obrolan ini saya mendapat informasi bahwa harus fotokopi seluruh berkas-berkas. Saya diarahkan untuk fotokopi di dekat lampu lalu lintas utara polres. Setelah sampai fotokopi saya hanya bilang, "Pak, fotokopi untuk pengurusan mutasi." dan Beliau langsung paham. Jika belum mempunyai kwitansi jual beli bisa dibuat di tempat tersebut, cara isinya tinggal tanya tukang fotokopi, jangan lupa beli materai 6.000. Biaya fotokopi Rp.6.000 diluar materai.

Bermodal berkas asli dan fotokopi, pukul 08.00 saya masuk dan tanya-tanya, di dalam banyak sekali orang yang sedang mengurus SIM. Dari hasil tanya-tanya pak polisi yang ada di dalam, loket pertama yang saya tuju adalah Loket Mutasi yang letaknya di sebelah SIM, timur bank BRI. Letaknya memang cukup tersembunyi bagi orang yang pertama mengurus mutasi.

Di loket ini saya serahkan seluruh berkas asli dan fotokopi. Selang beberapa saat saya diberikan blanko cek fisik dan diminta untuk mengisi. Saya bingung mengisi blangko isiannya, sebenarnya mudah cuma saya takut salah isi :). Daripada bingung, saya kembali ke parkiran pinggir jalan sembari membaur dengan sesama orang yang mengurus mutasi.

Dari hasil percakapan ini saya memperoleh informasi yang perlu diisi dari blangko hanya bagian identitas pemilik yang lama dan identitas kendaraan (isi sesuai STNK). Sebenarnya nantinya juga bisa tanya dengan tukang gesek untuk pengisiannya. Blangko beres, tinggal tunggu tukang geseknya datang.

Sekitar pukul 09.00 apel pagi sudah selesai, saya masukkan kendaraan ke halaman Polres Bantul. Langsung buka kap mesin supaya tukang geseknya nanti tidak "keslenget" panasnya mesin saat gesek nomor mesin.

Baru sekitar pukul 09.15 tukang geseknya datang. Beliau cukup tua, orang-orang memanggilnya "mbah" tetapi sangat paham lokasi nomor mesin dan nomor rangka pada mobil yang berbeda-beda. Beliau sangat cekatan dan komunikatif jika diajak bicara.

Selesai gesek beres, kembali ke loket mutasi untuk mendapatkan pengesahan dari petugas. Dari petugas saya diarahkan menuju Samsat Sleman. Pukul 09.25 saya meluncur menuju Samsat Sleman. Perjalanan memerlukan waktu 1 jam jika kondisi lancar.

Lokasi 2. Samsat Sleman

Pukul 10.30 saya telah sampai di Samsat Sleman (lokasi), saya langsung tanya tukang parkir bagian pengurusan mutasi keluar. Saya diarahkan menuju belakang gedung samsat, disana ada bagian pengurusan mutasi. Tapi sebelumnya, silahkan blangko cek fisik dari Bantul difotokopi. Fotokopi ada di bagian bawah gedung samsat, jalan saja sudah sampai.

Setelah fotokopi, silahkan masukkan berkas di loket 3 belakang gedung samsat. Beberapa saat kemudian dipanggil dan diminta menuju loket pembayaran. Di sana saya mengeluarkan uang sebesar Rp.250.000. Kembali ke loket 3, tak berselang lama saya diberikan berkas untuk dibawa menuju gedung samsat lantai 1 counter C.

Naik 1 lantai menuju gedung samsat lantai 1, Counter C terletak diujung paling dalam pelayanan di samsat. Kondisi saat itu sepi tidak banyak antrian. Saya taruh berkas di keranjang, dan beberapa saat kemudian dipanggil. Diberikan penjelasan bahwa pengurusan berkas di samsat memerlukan waktu 1 bulan. Diminta kembali lagi tanggal 3 Januari 2020.

Catatan penting, untuk pengurusan mutasi keluar sebaiknya paling lambat 1 bulan sebelum masa pajak kendaraan. Karena proses pengurusannya ternyata cukup lama, bisa jadi kalau mepet masa pajak seperti saya akan muncul denda karena keterlambatan yang akan dibebankan pada proses cabut berkas dari Sleman. Misalnya pajaknya bulan Desember, maka pengurusannya paling lambat bulan November, atau lebih baik lagi bulan Oktober.

Rekapitulasi Biaya Pengurusan Mutasi Mobil

Berikut ini rekap biaya yang saya keluarkan pada bagian pertama pengurusan mutasi mobil. Untuk nama-nama biaya yang dikeluarkan saya kurang tahu namanya sehingga akan saya beri keterangan sesuai dengan kegiatan yang saya lakukan di tempat-tempat tersebut.
Keterangan
Biaya
Fotokopi STNK+BPKB
6.000
Materai
6.000
Loket belakang gedung Samsat Sleman
250.000
Parkir
3.000
Jumlah
265.000

Selanjutnya, saya akan bagikan pengalaman saya mengurus mutasi mobil ini pada 3 Januari 2020. Tepatnya saat melanjutkan proses administrasi di Samsat Sleman. Baca: Pengurusan Mutasi Bagian 2.

Berlangganan via Email