Cara Instal Windows 10 Pro di Komputer Lawas

Kali ini, setelah saya beberapa tahun menggunakan windows 7 harus move on dan berganti windows 10. Salah satu alasan windows 7 yang saya gunakan sudah mulai mengalami error dan terkadang blue screen. Entah karena saya instal software yang kurang kompatible atau perangkat keras yang sudah lama digunakan. Sehingga saya memutuskan untuk instal windows 10 di komputer lawas ini.

Komputer yang ingin saya pasang windows 10 menggunakan prossesor intel dual core 64 bit dengan 2 RAM DDR 3 masing-masing 2 GB, hardisk 500 GB, dan motherboard gigabyte menggunakan chipset LGA 1150 dengan partition scheme dalam mode MBR. Maklum saja, komputer ini hanya biasa saya gunakan untuk mengetik dokumen. Jadi bagi Anda yang ingin memasang windows 10 di komputer pastikan spesifikasinya terlebih dahulu.

A. Persiapan Instal Windows 10 Pro

Untuk melakukan instalasi windows 10 pro, alat-alat yang saya disediakan diantaranya:

1. File windows 10 berekstensi .iso

Ada dua hal yang harus diperoleh dari windows 10 ini, yang pertama file .iso dan yang kedua adalah lisensinya. Saya memperoleh file dari mengunduh langsung di situs resmi microsoft. Sedangkan lisensinya yang beli di toko online tokopedia dengan harga yang cukup terjangkau. Simpan file pada drive yang mudah diakses. Sedangkan lisensinya dapat ditulis pada secarik kertas.

2. Flashdisk berukuran 8 GB untuk 64 bit dan 4 GB untuk 32 bit

Kembali lagi ke spesifikasi komputer yang akan diinstal windows 10, saya melihat komputer saya menggunakan 64 bit. Jadi saya harus mempersiapkan flashdisk 8 GB.

Kebetulan saya telah mempunyai flashdisk tersebut, hanya saja berisi banyak data. Jadi saya memindahkan ke komputer sebelum menggunakan flashdisk ini sebagai bootable, karena nantinya flashdisk ini akan diformat.

3. Software rufus

Saya menggunakan software ini untuk membuat bootable pada flashdisk 8 GB. Untuk mengunduh software rufus dapat mengunjungi situs resminya di rufus.ie. Saya menggunakan rufus portable versi terbaru. Kenapa portable? Karena saya tidak perlu menginstal software ini, cukup klik dua kali dan dapat digunakan.

B. Membuat Bootable Windows 10 Pro

Sebelum membuat bootable saya masuk bios komputer dan memastikan partition scheme dalam mode MBR atau GPT. Dan ternyata komputer ini masih menggunakan MBR yang berarti sistem biosnya masih menggunakan legacy. Jika komputer anda telah menggunakan GPT, artinya sistem biosnya telah menggunakan UEFI. Karena jika keliru memilih, bootable tidak dapat digunakan.

Saya anggap hal ini telah beres. Selanjutnya kita buat bootablenya, langkah-langkahnya sebagai berikut:

1. Jalankan rufus portable

Saya klik dua kali pada software rufus portable. Akan muncul jendela baru. Pilih select untuk mengambil file windows 10 pro berbentuk .iso yang telah saya unduh sebelumnya.

2. Pengaturan rufus partition scheme

Pada image option tetap Standard Windows Instalation. Pada Partition scheme saya memilih MBR dengan Target system BIOS (or UEFI-CSM). Pilihan partition scheme dan target system bergantung pada bios komputer masing-masing yang ingin diinstal windows 10.

3. Start

Setelah beberapa pengaturan di atas telah saya lakukan, maka langkah selanjutnya tinggal klik start. Akan muncul jendela baru yang meminta format ulang pada flashdisk, pilih OK.
Proses pembuatan bootable pada flashdisk dimulai, tunggu beberapa menit hingga bilah berwarna hijau terisi penuh.

4. Selesai

Proses pembuatan bootable telah selesai, pilih Close

C. Instal Windows 10 Pro

1. Menyalakan Komputer

Sebelum komputer dinyalakan, saya colok flashdisk bootable yang telah dibuat sebelumnya. Setelah itu tekan tombol power, kemudian ketika booting menyala langsung saya tekan tombol F12. Pilih booting dengan flashdisk. Flashdisk yang saya gunakan toshiba 8 GB, kemudian tekan enter.

Muncul tulisan Press any key .... saya ketik huruf sembarang kemudian prosesnya lanjut lagi.

2. Setup

Muncul jendela setup yang berisi pilihan bahasa, waktu, dan jenis keyboard yang digunakan. Isiannya seperti jendela berikut

3. Instal now

Setelah beberapa saat akan muncul jendela instalasi windows 10, pilih Instal Now

3. Product Key

Muncul jendela baru, saya masukkan product key yang saya beli dari tokopedia. Berisi 25 digit kombinasi angka dan huruf.

Setelah mengisikan product key windows 10 pro, saya lanjutkan tombol next. Akan muncul jendela persetujuan. Centang dan pilih tombol next

4. Pemilihan Partisi

Karena sebelumnya hardisk telah digunakan, maka telah terdapat beberapa partisi pada komputer. Saya memilih partisi 2, yang sebelumnya digunakan sebagai tempat instalasi windows 7.

Dilanjutkan pilih Format supaya tidak doble sistem operasi. Setelah diformat tinggal pilih next.

5. Installing Windows

Setelah proses pemilihan partisi, maka akan muncul jendela proses pemasangan windows 7.

Proses ini membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit. Komputer akan restart sendiri, dan melanjutkan proses pemasangannya. Sampai muncul jendela pengaturan personalisasi windows, seperti region, jenis keyboard, nama pengguna, dan beberapa hal lainnya yang tidak saya dokumentasi. Tapi hal ini mudah dilakukan, yang penting teliti saja.

Satu hal, pada waktu pengaturan ini, saya diminta untuk menghubungkan komputer dengan jaringan internet. Saya menyiapkan hp android serta kabel data. Colok saja melalui USB, dan pilih pengaturan penambatan USB. Sehingga komputer dapat terhubung ke internet melalui hp android.

1 komentar untuk "Cara Instal Windows 10 Pro di Komputer Lawas"

  1. Hi there,
    this is a very good blog I appreciate your work. thanks for sharing such a useful information.
    Visit my blog

    BalasHapus

Posting Komentar

Berlangganan via Email